厌 (yàn) dalam bahasa Mandarin berarti "Bosan / Muak". Memiliki 6 goresan dengan radikal 厂, dan merupakan Tingkat HSK 5.
Dinilai 2.9/5 dalam kesulitan (sedang).
Lebih sulit dari 8% karakter Tingkat HSK 5.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 讨厌 (tǎo yàn), 厌倦 (yàn juàn), 厌食 (yàn shí).
Validasi goresan Hanzi Writer menunjukkan pembelajar biasanya membutuhkan 5-8 percobaan untuk menulis 厌 dengan proporsi dan urutan yang benar.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 厌 dengan umpan balik real-time.
Karakter 厌 (yàn) ditulis dengan 6 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 厂 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
厌 berarti Bosan / Muak.
Sebagai karakter Tingkat HSK 5, 厌 adalah karakter tingkat menengah.
厌 (yàn) berasal dari bentuk kuno yang menggambarkan seekor anjing (犬) di dalam kandang atau di bawah tebing (厂). Makna awalnya adalah 'kenyang' atau 'tertekan', yang kemudian berkembang menjadi 'bosan' atau 'muak'. Bentuk modernnya menyederhanakan bagian bawah menjadi '犬' yang berarti anjing, dan '厂' yang berarti tebing atau pabrik.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seekor anjing (犬) yang terkurung di bawah tebing (厂) dan merasa sangat bosan serta muak karena tidak bisa keluar.
我讨厌下雨天。
wǒ tǎo yàn xià yǔ tiān
Saya benci hari hujan.
他厌倦了加班。
tā yàn juàn le jiā bān
Dia bosan dengan kerja lembur.
弟弟最近有点厌食。
dì di zuì jìn yǒu diǎn yàn shí
Adik laki-laki belakangan ini agak hilang nafsu makan.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 厌 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
厌 terdiri dari radikal 厂 (tebing) di atas dan 犬 (anjing) di bawah. Dalam bahasa Tionghoa kuno, anjing yang terkurung di bawah tebing melambangkan perasaan tertekan dan tidak nyaman, yang akhirnya menjadi 'bosan' atau 'muak'. Jadi, komponen-komponennya secara visual menggambarkan situasi yang membuat tidak betah.