驸 (fù) dalam bahasa Mandarin berarti "Kuda pendamping / Menantu kaisar". Memiliki 8 goresan dengan radikal 马.
Dinilai 3.7/5 dalam kesulitan (menantang).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 驸马 (fù mǎ), 驸马爷 (fù mǎ yé), 驸马府 (fù mǎ fǔ).
Karena memiliki 8 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 驸 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 驸 dengan umpan balik real-time.
Karakter 驸 (fù) ditulis dengan 8 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 马 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
驸 berarti Kuda pendamping / Menantu kaisar.
驸 terdiri dari radikal 马 (kuda) di kiri dan 付 (fù, membayar/menyerahkan) di kanan. Awalnya berarti kuda tambahan yang dipasang di samping kuda utama untuk menarik kereta, kemudian digunakan untuk menyebut menantu kaisar karena mereka dianggap sebagai 'kuda pendamping' bagi putri kaisar.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seekor kuda (马) yang membawa amplop berisi uang (付) untuk menyerahkan mahar, itulah tugas seorang menantu kaisar (驸马).
他在戏里演一位驸马。
tā zài xì lǐ yǎn yī wèi fù mǎ
Dia berperan sebagai menantu kaisar dalam drama tersebut.
大家都叫他驸马爷。
dà jiā dōu jiào tā fù mǎ yé
Semua orang memanggilnya menantu kaisar.
这里以前是驸马府。
zhè lǐ yǐ qián shì fù mǎ fǔ
Tempat ini dulunya adalah kediaman menantu kaisar (fuma).
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 驸 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
驸 terdiri dari radikal 马 (kuda) yang menunjukkan makna terkait kuda, dan 付 (fù) yang memberi bunyi serta makna 'menyerahkan'. Awalnya merujuk pada kuda tambahan untuk kereta, kemudian dipinjam untuk menyebut menantu kaisar karena mereka dianggap sebagai 'kuda pendamping' bagi putri kaisar.