爷 (yé) dalam bahasa Mandarin berarti "Kakek atau sebutan untuk pria yang lebih tua". Memiliki 6 goresan dengan radikal 父, dan merupakan Tingkat HSK 1.
Dinilai 2.7/5 dalam kesulitan (sedang).
Lebih sulit dari 47% karakter Tingkat HSK 1.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 爷爷 (yé yé), 老爷 (lǎo yé), 大爷 (dà yé).
Validasi goresan Hanzi Writer menunjukkan pembelajar biasanya membutuhkan 5-8 percobaan untuk menulis 爷 dengan proporsi dan urutan yang benar.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 爷 dengan umpan balik real-time.
Karakter 爷 (yé) ditulis dengan 6 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 父 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
爷 berarti Kakek atau sebutan untuk pria yang lebih tua.
Sebagai karakter Tingkat HSK 1, 爷 termasuk karakter pertama yang dipelajari pemula.
爷 terdiri dari radikal 父 (bapak/ayah) di atas dan 卩 (tanda segel) di bawah. Awalnya, karakter ini merujuk pada ayah, tetapi seiring waktu, maknanya meluas menjadi kakek atau pria yang lebih tua. Bentuknya menggambarkan seorang ayah yang memegang wewenang atau tanda otoritas, yang kemudian dikaitkan dengan sosok yang dihormati dalam keluarga.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang kakek dengan janggut panjang (父) sedang memegang tongkat kayu (卩) sambil tersenyum ramah, seperti pemimpin keluarga yang bijaksana.
爷爷在喝茶。
yé yé zài hē chá
Kakek sedang minum teh.
姥爷很有钱。
lǎo yé hěn yǒu qián
Kakek sangat kaya.
大爷,您去哪儿?
dà yé nín qù nǎ ér
Kek, Anda mau pergi ke mana?
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 爷 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
Karakter 爷 terdiri dari radikal 父 di atas dan 卩 di bawah. 父 berarti ayah atau bapak, dan 卩 melambangkan tanda wewenang atau segel. Jadi, gabungan keduanya menunjukkan sosok ayah yang memiliki otoritas, yang kemudian diperluas menjadi kakek atau pria yang dihormati.