逋 (bū) dalam bahasa Mandarin berarti "Berutang atau melarikan diri". Memiliki 10 goresan dengan radikal 辶.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 逋欠 (bū qiàn), 逋逃 (bū táo), 逋留 (bū liú).
Karena memiliki 10 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 逋 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 逋 dengan umpan balik real-time.
Karakter 逋 (bū) ditulis dengan 10 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 辶 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
逋 berarti Berutang atau melarikan diri.
逋 terdiri dari radikal 辶 (jalan/kaki) yang menunjukkan tindakan bergerak atau bepergian, dan bagian kanan 甫 (fǔ) yang awalnya menggambarkan sebidang ladang dengan tanaman. Kombinasi ini melambangkan seseorang yang berjalan menjauh dari ladang, yaitu melarikan diri atau menghindari kewajiban seperti utang.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang petani yang berlari cepat meninggalkan ladangnya (甫) sambil membawa karung utang di punggung, dan jejak kakinya (辶) terlihat jelas di tanah—itulah 逋, orang yang kabur karena tak mampu bayar utang.
他从不逋欠房租。
tā cóng bù bū qiàn fáng zū
Dia tidak pernah menunggak uang sewa.
他开始了逋逃生活。
tā kāi shǐ le bū táo shēng huó
Dia memulai hidup sebagai buronan.
旅客在异地逋留。
lǚ kè zài yì dì bū liú
Penumpang tertahan di tempat asing.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 逋 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
逋 terdiri dari radikal 辶 (jalan) di kiri dan 甫 (fǔ) di kanan. 辶 menunjukkan aktivitas bergerak atau pergi, sementara 甫 secara visual adalah ladang dengan tanaman. Jadi, 逋 berarti 'pergi dari ladang' atau 'meninggalkan tempat', yang kemudian berkembang menjadi arti 'melarikan diri' atau 'menunggak utang' karena orang yang kabur biasanya meninggalkan tanggung jawab.