辞 (cí) dalam bahasa Mandarin berarti "Kata / Mengundurkan diri / Berpamitan". Memiliki 13 goresan dengan radikal 舌, dan merupakan Tingkat HSK 5.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Lebih sulit dari 95% karakter Tingkat HSK 5.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 辞职 (cí zhí), 辞典 (cí diǎn), 告辞 (gào cí).
Karena memiliki 13 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 辞 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 辞 dengan umpan balik real-time.
Karakter 辞 (cí) ditulis dengan 13 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 舌 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
辞 berarti Kata / Mengundurkan diri / Berpamitan.
Sebagai karakter Tingkat HSK 5, 辞 adalah karakter tingkat menengah.
辞 terdiri dari 舌 (lidah) di kiri dan 辛 (pedas/pahit) di kanan. Awalnya berarti 'kata-kata yang diucapkan', karena lidah menghasilkan ucapan, dan 辛 menunjukkan nuansa formal atau pahit dalam berpisah. Seiring waktu, maknanya meluas ke 'berpamitan' dan 'mengundurkan diri'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan lidah (舌) sedang mengucapkan kata-kata perpisahan yang pahit (辛) saat Anda mengundurkan diri dari pekerjaan.
他辞职了。
tā cí zhí le
Dia sudah mengundurkan diri.
我买了一本辞典。
wǒ mǎi le yī běn cí diǎn
Saya membeli sebuah kamus.
我先告辞了。
wǒ xiān gào cí le
Saya pamit dulu.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 辞 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
辞 terdiri dari 舌 (lidah) di kiri dan 辛 (pedas/pahit) di kanan. Lidah melambangkan ucapan atau kata-kata, sedangkan 辛 memberi nuansa formal atau pahit. Jadi, 辞 secara harfiah berarti 'kata-kata yang diucapkan dengan perasaan pahit', yang kemudian berkembang menjadi 'berpamitan' atau 'mengundurkan diri'.