傺 (chì) dalam bahasa Mandarin berarti "Berhenti atau kecewa". Memiliki 13 goresan dengan radikal 亻.
Dinilai 3.9/5 dalam kesulitan (menantang).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 侘傺 (chà chì), 傺立 (chì lì), 傺然 (chì rán).
Karena memiliki 13 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 傺 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 傺 dengan umpan balik real-time.
Karakter 傺 (chì) ditulis dengan 13 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 亻 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
傺 berarti Berhenti atau kecewa.
Karakter 傺 terdiri dari radikal 亻 (orang) dan komponen fonetik 祭 (jì, ritual persembahan). Secara visual, 亻 menunjukkan bahwa karakter ini berkaitan dengan manusia atau perilaku manusia. Komponen 祭 memberikan petunjuk bunyi dan juga nuansa makna, karena dalam ritual, orang sering berdiri diam atau berhenti sejenak, yang berhubungan dengan arti 'berhenti' atau 'kecewa'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seseorang (亻) yang sedang berdiri kaku dan terdiam (seperti dalam ritual 祭) karena merasa kecewa, sehingga ia berhenti bergerak.
他心情不好,很侘傺。
tā xīn qíng bù hǎo hěn chà chì
Suasana hatinya buruk, dia merasa sangat kecewa dan hampa.
他在路边傺立良久。
tā zài lù biān chì lì liáng jiǔ
Dia berdiri termangu di pinggir jalan untuk waktu yang lama.
他傺然若失。
tā chì rán ruò shī
Dia tampak kecewa dan merasa kehilangan.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 傺 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
傺 terdiri dari radikal 亻 (orang) dan komponen 祭 yang menunjukkan bunyi serta nuansa ritual. Radikal 亻 menunjukkan bahwa karakter ini berkaitan dengan manusia, sedangkan 祭 memberikan gambaran tentang seseorang yang berdiri diam dalam ritual, yang kemudian meluas menjadi makna 'berhenti' atau 'kecewa'.