桕 (jiù) dalam bahasa Mandarin berarti "Pohon kemiri sunan". Memiliki 10 goresan dengan radikal 木.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 乌桕 (wū jiù), 桕油 (jiù yóu), 桕烛 (jiù zhú).
Karena memiliki 10 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 桕 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 桕 dengan umpan balik real-time.
Karakter 桕 (jiù) ditulis dengan 10 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 木 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
桕 berarti Pohon kemiri sunan.
Karakter 桕 terdiri dari radikal 木 (pohon) dan komponen fonetik 臼 (lesung batu). Bagian 臼 awalnya menggambarkan lesung batu, yang juga berfungsi sebagai penunjuk bunyi (jiù). Jadi, 桕 adalah pohon yang buahnya bisa ditumbuk seperti lesung untuk diambil minyaknya.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan sebuah pohon tinggi (木) yang buahnya jatuh ke dalam lesung batu (臼) di bawahnya, lalu bijinya diperas menjadi minyak untuk membuat lilin.
乌桕树的叶子变红了。
wū jiù shù de yè zi biàn hóng le
Daun pohon tallow telah berubah menjadi merah.
桕油可以用来做肥皂。
jiù yóu kě yǐ yòng lái zuò féi zào
Minyak biji pohon kemiri sunan dapat digunakan untuk membuat sabun.
这种蜡烛是用桕油做的。
zhè zhǒng là zhú shì yòng jiù yóu zuò de
Lilin ini terbuat dari minyak pohon tallow.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 桕 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
Radikal 木 menunjukkan bahwa karakter ini berkaitan dengan pohon, sedangkan 臼 adalah komponen fonetik yang memberi bunyi 'jiù'. Secara historis, 臼 juga mengingatkan pada proses menumbuk biji pohon ini untuk mengambil minyaknya. Jadi, gabungan keduanya menguatkan makna 'pohon yang bijinya ditumbuk'.