儒 (rú) dalam bahasa Mandarin berarti "Konfusianisme". Memiliki 16 goresan dengan radikal 亻, dan merupakan Tingkat HSK 7.
Dinilai 3.9/5 dalam kesulitan (menantang).
Lebih sulit dari 34% karakter Tingkat HSK 7.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 儒家 (rú jiā), 儒学 (rú xué), 文儒 (wén rú).
Karena memiliki 16 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 儒 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 儒 dengan umpan balik real-time.
Karakter 儒 (rú) ditulis dengan 16 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 亻 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
儒 berarti Konfusianisme.
Sebagai karakter Tingkat HSK 7, 儒 adalah karakter tingkat menengah.
儒 terdiri dari radikal 亻 (orang) dan 需 (kebutuhan). Awalnya, 儒 merujuk pada orang yang memahami ritual dan kebutuhan spiritual masyarakat. Bentuknya menggambarkan seorang manusia yang berdiri di samping elemen 'hujan' (雨) di atas 'dan' (而), melambangkan kebutuhan akan ajaran moral yang menyegarkan seperti hujan.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang guru (亻) berdiri di bawah hujan (雨) sambil membawa buku (而), mengajarkan kebijaksanaan kepada murid-muridnya—itulah 儒.
这是儒家思想。
zhè shì rú jiā sī xiǎng
Ini adalah pemikiran Konfusianisme.
他在学习儒学。
tā zài xué xí rú xué
Dia sedang belajar ajaran Konfusianisme.
他是个文儒。
tā shì gè wén rú
Dia adalah seorang cendekiawan yang terpelajar.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 儒 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
儒 terdiri dari radikal 亻 (orang) dan 需 (kebutuhan). 需 sendiri terdiri dari 雨 (hujan) dan 而 (janggut, melambangkan orang tua bijak). Jadi, 儒 berarti orang yang memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat melalui ajaran bijak, seperti hujan yang menyegarkan.