篡 (cuàn) dalam bahasa Mandarin berarti "Merebut / Merampas kekuasaan". Memiliki 16 goresan dengan radikal 竹.
Dinilai 3.9/5 dalam kesulitan (menantang).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 篡改 (cuàn gǎi), 篡位 (cuàn wèi), 篡夺 (cuàn duó).
Karena memiliki 16 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 篡 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 篡 dengan umpan balik real-time.
Karakter 篡 (cuàn) ditulis dengan 16 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 竹 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
篡 berarti Merebut / Merampas kekuasaan.
篡 terdiri dari radikal 竹 (bambu) di bagian atas dan 算 (menghitung) di bawah. Secara historis, karakter ini menggambarkan tindakan menghitung atau merencanakan di balik layar, yang kemudian berkembang menjadi makna merebut kekuasaan secara licik. Bentuknya mengingatkan pada seseorang yang menyusun rencana rahasia di antara tumpukan bambu (simbol catatan kuno).
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang pencuri yang bersembunyi di balik tirai bambu, diam-diam menghitung langkah untuk merebut singgasana raja.
别篡改我的话。
bié cuàn gǎi wǒ de huà
Jangan memutarbalikkan kata-kata saya.
他想篡位当皇帝。
tā xiǎng cuàn wèi dāng huáng dì
Dia ingin merebut takhta dan menjadi kaisar.
权力被篡夺了。
quán lì bèi cuàn duó le
Kekuasaan telah dirampas.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 篡 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
篡 terdiri dari 竹 (bambu) di atas dan 算 (menghitung) di bawah. Bambu melambangkan catatan atau dokumen, sedangkan 算 berarti menghitung atau merencanakan. Jadi, 篡 menggambarkan tindakan menghitung atau merencanakan secara diam-diam untuk merebut kekuasaan, seperti memalsukan catatan atau menyusun intrik.