熟 (shú) dalam bahasa Mandarin berarti "Matang, masak, akrab". Memiliki 15 goresan dengan radikal 灬, dan merupakan Tingkat HSK 2.
Dinilai 3.7/5 dalam kesulitan (menantang).
Lebih sulit dari 84% karakter Tingkat HSK 2.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 熟人 (shú rén), 煮熟 (zhǔ shú), 成熟 (chéng shú).
Karena memiliki 15 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 熟 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 熟 dengan umpan balik real-time.
Karakter 熟 (shú) ditulis dengan 15 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 灬 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
熟 berarti Matang, masak, akrab.
Sebagai karakter Tingkat HSK 2, 熟 termasuk karakter pertama yang dipelajari pemula.
熟 terdiri dari 孰 (shú, 'siapa' atau 'yang mana') di atas dan 灬 (api) di bawah. 孰 awalnya menggambarkan sebuah altar dengan persembahan, dan ketika ditambahkan 灬, maknanya menjadi 'memasak hingga matang' — karena memasak melibatkan api. Seiring waktu, maknanya meluas dari 'matang' (makanan) menjadi 'akrab' atau 'terampil'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan Anda memasak daging di atas api (灬) sambil bertanya 'siapa (孰) yang akan makan?' — dagingnya sudah matang (熟) dan Anda mengenal semua tamu dengan akrab.
他是一个熟人。
tā shì yí gè shú rén
Dia adalah seorang kenalan.
肉已经煮熟了。
ròu yǐ jīng zhǔ shú le
Dagingnya sudah matang.
这个苹果成熟了。
zhè ge píng guǒ chéng shú le
Apel ini sudah matang.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 熟 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
熟 terdiri dari 孰 (yang berarti 'siapa' atau 'yang mana') dan 灬 (radikal api). 孰 awalnya menggambarkan altar persembahan, dan dengan api di bawah, ini menunjukkan proses memasak. Jadi, secara harfiah berarti 'dipanaskan di atas api', yang menghasilkan makanan matang. Dari situ, maknanya diperluas menjadi 'terampil' atau 'akrab' karena sesuatu yang matang (seperti buah atau hubungan) sudah siap digunakan.