均 (jūn) dalam bahasa Mandarin berarti "Rata, sama, atau seimbang". Memiliki 7 goresan dengan radikal 土, dan merupakan Tingkat HSK 4.
Dinilai 3.5/5 dalam kesulitan (menantang).
Lebih sulit dari 30% karakter Tingkat HSK 4.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 平均 (píng jūn), 均匀 (jūn yún), 均衡 (jūn héng).
Karena memiliki 7 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 均 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 均 dengan umpan balik real-time.
Karakter 均 (jūn) ditulis dengan 7 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 土 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
均 berarti Rata, sama, atau seimbang.
Sebagai karakter Tingkat HSK 4, 均 adalah karakter tingkat menengah.
Karakter 均 terdiri dari radikal 土 (tanah) di kiri dan 匀 (jūn, rata) di kanan. Awalnya, 均 menggambarkan tanah yang diratakan, menunjukkan konsep kesetaraan atau pemerataan. Seiring waktu, maknanya meluas menjadi 'rata', 'sama', atau 'seimbang'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan sekop tanah yang meratakan gundukan tanah (土) sehingga menjadi permukaan yang benar-benar rata dan seimbang (匀).
大家的成绩很平均。
dà jiā de chéng jì hěn píng jūn
Nilai semua orang sangat rata-rata.
搅拌得要均匀。
jiǎo bàn dé yào jūn yún
Aduk hingga rata.
饮食要营养均衡。
yǐn shí yào yíng yǎng jūn héng
Pola makan harus bergizi seimbang.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 均 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
Karakter 均 terdiri dari radikal 土 (tanah) di kiri dan 匀 (jūn, rata) di kanan. Radikal 土 menunjukkan hubungan dengan tanah, sementara 匀 memberikan bunyi dan makna 'rata'. Jadi, 均 secara harfiah berarti 'tanah yang rata', yang kemudian berkembang menjadi konsep 'merata' atau 'seimbang'.