豪 (háo) dalam bahasa Mandarin berarti "mewah, gagah, landak". Memiliki 14 goresan dengan radikal 豕, dan merupakan Tingkat HSK 5.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Lebih sulit dari 93% karakter Tingkat HSK 5.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 豪华 (háo huá), 自豪 (zì háo), 富豪 (fù háo).
Karena memiliki 14 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 豪 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 豪 dengan umpan balik real-time.
Karakter 豪 (háo) ditulis dengan 14 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 豕 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
豪 berarti mewah, gagah, landak.
Sebagai karakter Tingkat HSK 5, 豪 adalah karakter tingkat menengah.
豪 terdiri dari radikal 豕 (babi) di bagian bawah dan 高 (tinggi) di bagian atas. Awalnya menggambarkan babi berduri (landak) yang memiliki bulu tajam dan kuat, melambangkan keberanian dan kehebatan. Seiring waktu, maknanya berkembang menjadi 'gagah' atau 'mewah'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seekor babi yang berdiri di atas menara tinggi (高), memakai mahkota emas dan bulu tajam, terlihat sangat gagah dan mewah!
这个房间很豪华。
zhè ge fáng jiān hěn háo huá
Kamar ini sangat mewah.
我感到很自豪。
wǒ gǎn dào hěn zì háo
Saya merasa sangat bangga.
他是一个大富豪。
tā shì yí gè dà fù háo
Dia adalah orang yang sangat kaya.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 豪 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
豪 terdiri dari 高 (tinggi) di atas dan 豕 (babi) di bawah. 高 memberikan nuansa 'tinggi' atau 'superior', sedangkan 豕 adalah babi yang melambangkan kekuatan dan keberanian. Gabungan ini membentuk makna 'gagah' atau 'luar biasa', yang kemudian berkembang menjadi 'mewah' dan 'bangga'.