祓 (fú) dalam bahasa Mandarin berarti "Ritual penyucian". Memiliki 9 goresan dengan radikal 礻.
Dinilai 4/5 dalam kesulitan (menantang).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 祓除 (fú chú), 祓禊 (fú xì), 祓饰 (fú shì).
Karena memiliki 9 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 祓 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 祓 dengan umpan balik real-time.
Karakter 祓 (fú) ditulis dengan 9 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 礻 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
祓 berarti Ritual penyucian.
祓 terdiri dari radikal 礻 (shì, 'altar') yang menunjukkan hubungan dengan ritual atau agama, dan bagian kanan 犮 (bá) yang awalnya menggambarkan seekor anjing dengan ekor terpotong. Dalam ritual kuno, anjing sering dikorbankan untuk mengusir roh jahat, sehingga kombinasi ini melambangkan tindakan penyucian melalui upacara keagamaan.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang pendeta berdiri di depan altar (礻) sambil mengibaskan ekor anjing (犮) untuk mengusir roh jahat dan membersihkan tempat suci.
祓除灾祸是旧习俗。
fú chú zāi huò shì jiù xí sú
Mengusir bencana adalah kebiasaan lama.
祓禊是古代的仪式。
fú xì shì gǔ dài de yí shì
Fuxi adalah sebuah ritual kuno.
这里的祓饰很精美。
zhè lǐ de fú shì hěn jīng měi
Hiasan ritual di sini sangat indah.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 祓 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
祓 terdiri dari radikal 礻 yang berarti 'altar' atau 'ritual', dan bagian kanan 犮 yang menggambarkan seekor anjing dengan ekor terpotong. Dalam budaya Tionghoa kuno, anjing digunakan dalam upacara pengorbanan untuk mengusir bencana, sehingga kombinasi ini menunjukkan tindakan penyucian melalui ritual keagamaan.