俎 (zǔ) dalam bahasa Mandarin berarti "Talenan atau meja altar kurban.". Memiliki 9 goresan dengan radikal 人.
Dinilai 3.7/5 dalam kesulitan (menantang).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 俎上 (zǔ shàng), 俎豆 (zǔ dòu), 越俎代庖 (yuè zǔ dài páo).
Karena memiliki 9 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 俎 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 俎 dengan umpan balik real-time.
Karakter 俎 (zǔ) ditulis dengan 9 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 人 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
俎 berarti Talenan atau meja altar kurban..
Karakter 俎 awalnya menggambarkan sebuah meja altar atau talenan yang digunakan dalam ritual kurban pada zaman kuno. Bagian atas (且) melambangkan meja atau papan yang diletakkan di atas kaki penyangga, sementara bagian kiri (人) menunjukkan orang yang berdiri di sampingnya, atau mungkin elemen dekoratif. Secara historis, 俎 digunakan dalam upacara keagamaan untuk meletakkan daging kurban.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang pria (人) berdiri di samping meja altar (且) yang penuh dengan daging kurban—itulah 俎, talenan suci untuk persembahan.
鱼在俎上。
yú zài zǔ shàng
Ikan di atas talenan.
祭祀要用俎豆。
jì sì yào yòng zǔ dòu
Upacara pemujaan menggunakan wadah persembahan ritual.
你不要越俎代庖。
nǐ bú yào yuè zǔ dài páo
Jangan mencampuri urusan orang lain.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 俎 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
俎 terdiri dari radikal 人 (orang) di kiri dan 且 (meja altar) di kanan. Radikal 人 menunjukkan keterlibatan manusia dalam upacara, sedangkan 且 melambangkan meja atau talenan. Gabungan keduanya menggambarkan meja kurban yang digunakan oleh manusia, sehingga maknanya adalah talenan atau meja altar untuk ritual.