懿 (yì) dalam bahasa Mandarin berarti "Kebajikan / Mulia". Memiliki 22 goresan dengan radikal 心.
Dinilai 3.5/5 dalam kesulitan (menantang).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 司马懿 (sī mǎ yì), 懿旨 (yì zhǐ), 懿德 (yì dé).
Karena memiliki 22 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 懿 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 懿 dengan umpan balik real-time.
Karakter 懿 (yì) ditulis dengan 22 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 心 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
懿 berarti Kebajikan / Mulia.
懿 terdiri dari tiga bagian: 壹 (satu, tetapi di sini berarti 'suara yang indah'), 欠 (mulut terbuka, menunjukkan suara), dan 心 (hati). Awalnya berarti 'kata-kata yang tulus dari hati', kemudian berkembang menjadi 'kebajikan' atau 'kemuliaan' karena kualitas moral yang dianggap berasal dari hati yang baik.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan seorang raja yang berbicara dengan suara merdu (欠) dan kata-katanya selalu satu (壹) dengan hatinya (心), sehingga ia menjadi pemimpin yang mulia dan berbudi luhur.
司马懿是历史人物。
sī mǎ yì shì lì shǐ rén wù
Sima Yi adalah tokoh sejarah.
皇后下了懿旨。
huáng hòu xià le yì zhǐ
Permaisuri mengeluarkan dekrit kekaisaran.
她的懿德人人称赞。
tā de yì dé rén rén chēng zàn
Kebajikannya dipuji oleh semua orang.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 懿 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
懿 terdiri dari 壹 (satu, melambangkan kesatuan atau keutuhan), 欠 (mulut terbuka, melambangkan ucapan atau suara), dan 心 (hati). Kombinasi ini menunjukkan 'perkataan yang keluar dari hati yang tulus', yang kemudian berkembang menjadi konsep kebajikan dan kemuliaan. Jadi, karakter ini mengajarkan bahwa kebajikan sejati berasal dari keselarasan antara ucapan dan hati.