莫 (mò) dalam bahasa Mandarin berarti "Jangan; tidak ada". Memiliki 10 goresan dengan radikal 艹, dan merupakan Tingkat HSK 7.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Lebih sulit dari 85% karakter Tingkat HSK 7.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 莫非 (mò fēi), 莫名其妙 (mò míng qí miào), 莫生气 (mò shēng qì).
Karena memiliki 10 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 莫 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 莫 dengan umpan balik real-time.
Karakter 莫 (mò) ditulis dengan 10 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 艹 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
莫 berarti Jangan; tidak ada.
Sebagai karakter Tingkat HSK 7, 莫 adalah karakter tingkat menengah.
莫 awalnya menggambarkan matahari terbenam di antara rerumputan, melambangkan senja atau 'tidak ada' karena matahari telah hilang. Bentuk awalnya adalah 茻 (banyak rumput) dengan 日 (matahari) di tengah, yang kemudian berubah menjadi bentuk sekarang dengan 艹 di atas dan 日 di bawah. Makna 'jangan' berkembang dari konsep 'tidak ada' atau 'tidak melakukan'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan matahari (日) terbenam di antara rumput-rumput (艹), sehingga 'tidak ada' matahari — saat itu kita berkata 'jangan' beraktivitas lagi.
莫非他已经知道了?
mò fēi tā yǐ jīng zhī dào le
Mungkinkah dia sudah tahu?
这件事真是莫名其妙。
zhè jiàn shì zhēn shì mò míng qí miào
Hal ini benar-benar membingungkan.
请你千万莫生气。
qǐng nǐ qiān wàn mò shēng qì
Tolong jangan marah sama sekali.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 莫 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
莫 terdiri dari 艹 (rumput) di atas dan 日 (matahari) di bawah. Ini menggambarkan matahari terbenam di balik rumput, yang berarti 'tidak ada' cahaya matahari. Dari situ, arti berkembang menjadi 'tidak ada' atau 'jangan'.