秉 (bǐng) dalam bahasa Mandarin berarti "Memegang / Menjunjung". Memiliki 8 goresan dengan radikal 禾, dan merupakan Tingkat HSK 7.
Dinilai 3.7/5 dalam kesulitan (menantang).
Lebih sulit dari 29% karakter Tingkat HSK 7.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 秉持 (bǐng chí), 秉性 (bǐng xìng), 秉公 (bǐng gōng).
Karena memiliki 8 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 秉 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 秉 dengan umpan balik real-time.
Karakter 秉 (bǐng) ditulis dengan 8 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 禾 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
秉 berarti Memegang / Menjunjung.
Sebagai karakter Tingkat HSK 7, 秉 adalah karakter tingkat menengah.
秉 terdiri dari radikal 禾 (gandum/padi) di atas dan 又 (tangan) di bawah, melambangkan tangan yang memegang seikat gandum. Dalam aksara kuno, bentuknya menggambarkan tangan menggenggam batang padi, yang kemudian bermakna 'memegang' atau 'mengendalikan'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan tangan (又) sedang menggenggam seikat padi (禾) dengan erat — itulah arti 'memegang' atau 'menjunjung' sesuatu dengan teguh.
他秉持公正的原则。
tā bǐng chí gōng zhèng de yuán zé
Dia memegang teguh prinsip keadilan.
他的秉性非常善良。
tā de bǐng xìng fēi cháng shàn liáng
Sifatnya sangat baik hati.
老师秉公处理了这件事。
lǎo shī bǐng gōng chǔ lǐ le zhè jiàn shì
Guru menangani masalah ini dengan adil.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 秉 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
秉 terdiri dari 禾 (padi) dan 又 (tangan). 禾 melambangkan hasil pertanian, sementara 又 menunjukkan tangan yang menggenggam. Jadi, secara visual, 秉 berarti 'tangan memegang padi', yang kemudian diperluas menjadi 'memegang' atau 'menjunjung' sesuatu, baik secara fisik maupun abstrak.