梼 (táo) dalam bahasa Mandarin berarti "Balok kayu / Bodoh". Memiliki 11 goresan dengan radikal 木.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 梼杌 (táo wù), 梼昧 (táo mèi), 梼木 (táo mù).
Karena memiliki 11 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 梼 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 梼 dengan umpan balik real-time.
Karakter 梼 (táo) ditulis dengan 11 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 木 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
梼 berarti Balok kayu / Bodoh.
梼 (táo) terdiri dari radikal 木 (mù, kayu) di kiri dan komponen 夀 (shòu, umur panjang) di kanan. Awalnya berarti balok kayu yang digunakan dalam konstruksi, tetapi kemudian juga digunakan untuk menggambarkan kebodohan, mungkin karena kayu dianggap tidak berperasaan atau keras kepala.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan sebatang kayu besar yang sangat tua dan keras, seperti kepala orang yang keras kepala dan bodoh. Kayu itu tidak bisa berpikir, hanya diam dan kaku.
梼杌是古代的怪兽。
táo wù shì gǔ dài de guài shòu
Taowu adalah monster kuno dalam legenda.
这种想法很梼昧。
zhè zhǒng xiǎng fǎ hěn táo mèi
Pemikiran ini sangat bodoh dan tidak tahu apa-apa.
这是一块梼木。
zhè shì yī kuài táo mù
Ini adalah sepotong kayu gelondongan.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 梼 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
Karakter 梼 terdiri dari radikal 木 (kayu) di kiri, yang menunjukkan bahwa arti aslinya berhubungan dengan kayu. Di kanan ada komponen 夀 (shòu) yang berarti umur panjang, tetapi di sini hanya berfungsi sebagai penunjuk bunyi. Jadi, arti aslinya adalah balok kayu, dan kemudian berkembang menjadi 'bodoh' karena kayu dianggap tidak berpikir.