歹 (dǎi) dalam bahasa Mandarin berarti "buruk, jahat". Memiliki 4 goresan dengan radikal 歹, dan merupakan Tingkat HSK 7.
Dinilai 2.4/5 dalam kesulitan (sedang).
Lebih sulit dari 2% karakter Tingkat HSK 7.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 歹徒 (dǎi tú), 歹意 (dǎi yì), 好歹 (hǎo dǎi).
Validasi goresan Hanzi Writer menunjukkan pembelajar biasanya membutuhkan 5-8 percobaan untuk menulis 歹 dengan proporsi dan urutan yang benar.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 歹 dengan umpan balik real-time.
Karakter 歹 (dǎi) ditulis dengan 4 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 歹 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
歹 berarti buruk, jahat.
Sebagai karakter Tingkat HSK 7, 歹 adalah karakter tingkat menengah.
Karakter 歹 awalnya menggambarkan tulang yang patah atau sisa-sisa tulang setelah kematian. Bentuknya menyerupai tulang yang patah, dengan bagian atas seperti kepala tulang dan bagian bawah seperti batang tulang yang patah. Makna aslinya berkaitan dengan kematian atau kebinasaan, kemudian berkembang menjadi 'buruk' atau 'jahat'.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan tulang patah yang tergeletak di tanah, melambangkan sesuatu yang tidak baik atau rusak, sehingga 歹 berarti 'buruk' atau 'jahat'.
警察抓住了歹徒。
jǐng chá zhuā zhù le dǎi tú
Polisi menangkap penjahat.
他对我没有歹意。
tā duì wǒ méi yǒu dǎi yì
Dia tidak memiliki niat buruk terhadap saya.
你要分清好歹。
nǐ yào fēn qīng hǎo dǎi
Kamu harus bisa membedakan mana yang baik dan buruk.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 歹 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
歹 adalah karakter sederhana yang tidak memiliki komponen lain. Bentuknya menyerupai tulang yang patah, dengan goresan horizontal di atas dan dua goresan vertikal di bawah, lalu satu goresan diagonal. Secara historis, ini berasal dari gambaran tulang yang patah, yang melambangkan kematian atau kebinasaan.