崩 (bēng) dalam bahasa Mandarin berarti "runtuh, hancur". Memiliki 11 goresan dengan radikal 山, dan merupakan Tingkat HSK 7.
Dinilai 4.2/5 dalam kesulitan (lanjutan).
Lebih sulit dari 54% karakter Tingkat HSK 7.
Muncul dalam 3+ kata umum termasuk 崩溃 (bēng kuì), 雪崩 (xuě bēng), 崩塌 (bēng tā).
Karena memiliki 11 goresan, deteksi kesalahan Hanzi Writer menunjukkan 崩 membutuhkan latihan yang fokus — sebagian besar pembelajar membutuhkan 10+ percobaan untuk akurasi yang konsisten.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 崩 dengan umpan balik real-time.
Karakter 崩 (bēng) ditulis dengan 11 goresan. Ikuti urutan goresan Mandarin standar: dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan, luar sebelum dalam. Radikal 山 adalah salah satu komponen utamanya.
Latih urutan goresan yang benar dengan aplikasi Hanzi Writer untuk melihat panduan goresan demi goresan yang dianimasikan dengan umpan balik real-time.
崩 berarti runtuh, hancur.
Sebagai karakter Tingkat HSK 7, 崩 adalah karakter tingkat menengah.
崩 terdiri dari radikal 山 (gunung) di atas dan 朋 (teman, tetapi di sini sebagai komponen fonetik) di bawah. Awalnya menggambarkan gunung yang runtuh atau longsor, dengan 山 menunjukkan arti gunung dan 朋 memberikan bunyi 'bēng'. Seiring waktu, maknanya meluas menjadi 'runtuh' atau 'hancur' untuk berbagai hal, tidak hanya gunung.
💡 Tips Menghafal: Bayangkan gunung (山) yang tiba-tiba ambruk karena gempa, dan di bawahnya ada dua teman (朋) yang berlarian ketakutan saat gunung itu runtuh menimpa mereka.
他的电脑崩溃了。
tā de diàn nǎo bēng kuì le
Komputernya rusak atau mengalami crash.
山上发生了雪崩。
shān shàng fā shēng le xuě bēng
Terjadi longsor salju di gunung.
那座旧房子崩塌了。
nà zuò jiù fáng zi bēng tā le
Rumah tua itu telah runtuh.
Buka Hanzi Writer untuk melihat animasi urutan goresan dan berlatih menulis 崩 dengan umpan balik real-time.
✨ Animasi urutan goresan · Pengenalan tulisan tangan · Latihan bertingkat HSK · Gratis digunakan
崩 terdiri dari 山 (gunung) di atas dan 朋 di bawah. 山 memberikan makna dasar 'gunung', sedangkan 朋 berfungsi sebagai penunjuk bunyi (bēng). Jadi, secara harfiah berarti 'gunung runtuh', yang kemudian diperluas menjadi 'runtuh' atau 'hancur' untuk benda lain, sistem, atau kondisi mental.